Sebuah bocoran dokumen terbaru terkait NSA mengindikasikan jika
organisasi tersebut telah menginfeksi sekitar 50 ribu jaringan komputer di
seluruh dunia.
Seperti dilansir Softpedia (23/11), diketahui dari salah satu
dokumen yang diungkap ke publik oleh Edward Snowden menyebutkan jika infeksi
berupa malware ini dikirim oleh NSA untuk mengeksploitasi jaringan komputer
atau dikenal dengan Computer Network Exploitation (CNE)
secara global.
Program CNE ini sendiri dikabarkan merupakan salah satu senjata
andalan NSA dalam mengumpulkan informasi dari negara yang disadapnya. Sebagai
contoh, dengan cara inilah Amerika Serikat berhasil menyadap negara Brasil mulai
dari presiden dan perusahaan lokal seperti Petrobras yang merupakan perusahaan
minyak besar di negara tersebut.
Selain itu, penyadapan dengan cara ini juga disebut dilakukan
Amerika Serikat ke negara seperti Bogota, Meksiko City, Havan, Thailand, dan
India dengan menginfeksi jaringan komputer di ibu
kota negara tersebut.
NSA sendiri tetap kukuh bergeming terkait isu ini dan menyuruh
media untuk mendapatkan klarifikasi dari pihak pemerintahan Amerika Serikat.
Sumber :
Merdeka.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berikan masukkan untuk blog ini.